Thursday, March 29, 2018

Ekspedisi nol sampah

Ekspedisi nol sampah
With kak Siska Nirmala   

Acara ini diadakan sebagai pengayaan untuk anak-anak penggalang Oase sebelum melakukan
ekspedisi. Topiknya adalah tentang ekspedisi nol sampah bersama kak Siska Nirmala.
Kegiatan ini diadakan di Universitas Ibnu Chaldun pukul 09.00 hari Rabu tanggal 28 Maret 2018.
Siapa sih kak Siska itu ?? Kak Siska adalah seorang jurnalis yang suka berpetualang
naik gunung. Beliau sudah mendaki banyak gunung diantaranya gunung Tambora, gunung Argopuro,
gunung Rinjani,gunung Lawu,dan gunung papandangan. Menurut kak Siska gunung-gunung
ini dalam masalah karena saat mendaki gunung dia sering melihat sampah di mana-mana.
Karena prihatin kak Siska berpikir bagaimana caranya kita mendaki gunung tanpa sampah.
Solusinya adalah mengurangi penggunakan plastik sekali pakai dan diganti dengan
bahan-bahan organik. Kata kak Siska penting sekali manajemen makanan dan minuman
di awal perjalanan, jadi bisa membawa bahan makanan dan minuman dalam wadah dan
tidak menghasilkan sampah. Misalnya dengan membawa galon untuk air isi ulang,
membungkus makanan dengan daun pisang, membawa sayur-sayuran dan buah-buahan
yang tahan lama. Oh iya kita juga diingatkan membawa makanan manis misalnya dodol
yang dibungkus dengan kulit jagung, makanan manis ini berguna untuk mejaga stamina.

Gimana cara kita mandi, sikat gigi, dan mencuci piring atau tempat makan kita ??
1. Mandi, kita hanya perlu membasahi sedikit dengan lap basah
(kita tidak dianjurkan untuk membawa tisu basah karena tisu basah hanya
bisa sekali pakai dan mengandung bahan kimia.
2. Sikat gigi, kita hanya perlu kumur dengan air garam dan jeruk nipis
3. Mencuci piring, kita mencucinya dengan jeruk nipis
Jadi kita tidak mencemari gunung dengan bahan-bahan kimia.

Bagaimana dengan pakain dan barang-barang lainnya ??, kita bisa menggunakan
drybag kalau itu memang harganya mahal kita bisa menggunakan plastik tapi pastikan
plastik itu kita bawa kembali kebawah. Oh ya kita juga melihat video gimana kita memasak
makanan dan mengubur sampah-sampah organik itu.  
Bagaimana dengan makanan dan minum kita ??, untuk makanan kita, kita membawa
bahannya di masukan di serbet lalu di tutup dan di ikat atau bisa juga dalam wadah tempat
makan, untuk minum kita, kita sudah harus memastikan di setiap pos kita mengisi ulang air
minum kita supaya kita tidak membeli minuman dan menghasilkan sampah.



  

Tuesday, March 27, 2018

Ekspedisi hari ke 2

Ekspedisi Ke IPB(hari ke 2)


Hari ke 2 kita ekspedisi di IPB, pagi sebelum kita berangkat ekspedisi pagi di tempat
yang sama kita di ajak untuk olahraga bersama di lapangan setelah itu kita sarapan
bersama juga. Setelah kita olahraga dan sarapan kita langsung bersiap-siap untuk
ekspedisi pagi setelah siap kita pun langsung berangkat ke tempat pengamatan.
Sesampainya di tempat pengamatan kita mengambil gypsum yang sudah di bentuk dengan
jejak kerbau tapi karena kurang berhati-hati gypsum itu pecah sedikit tapi tidak apa apa
tetapi aku menangkap bunglon yang tadi malam sedang istirahat tidur.



Kita langsung menuju ke tempat dimana kita menemukan jejak kucing besar, kali
ini kita lebih berhati-hati jadi gypsumnya tidak pecah, hasilnya gypsum tidak pecah.
Karena hari sudah siang dan panas jadi kita langsung menuju aula. Sesampainya di aula
kita langsung dia ajarkan cara membuat api dengan bahan ranting kering.
Bahan untuk membuat api

  • Bekas sarang burung
  • Ranting kecil
  • Bambu kecil
  • Ranting ukuran sedang dan besar
  • Korek api
Cara membuat api
  1. Taruh bambu di bawah bekas sarang burung
  2. Lalu bakar bekas sarang burung itu
  3. Kemudian mulai taruh ranting kecil
  4. Ketika rantingnya sudah menjadi abu
  5. langsung masukan ranting yang berukuran sedang
  6. Ketika apinya membesar masukan ranting yang agak besar



Kegitan berikutnya adalah lomba masak dengan bahan yang di sediakan. Kelompokku
akan memasak nasi goreng kentang, tadinya kelompokku bingung ingin memasak apa
tiba-tiba Vito punya ide dan akhirnya kita memasak nasi goreng kentanng. Pemenang
darai lomba masak ini adalah kelompok putri yaitu kelompok Kateli, yang juara dapat
semangka tapi kita memakan semangkanya bersama.
Setelah lomba masak selesai kita langsung di suruh untuk makan siang di kantin setelah
ashar kita langsung packing barang dan pulang. Yah pulang :( dadahh COKI :(
Tapi tunggu dlu kita jalan 1 km untuk menemui angkot di temani Coki dan saat angkot
sudah tiba Coki pun kembali ke IPB. saat di angkot teman-teman ku kelelahan sampai tidur
di angkot, untuk sampai di stasiun Bogor membutuhkan 1 jam dari IPB.


Sesampainya di stasiun Bogor teman satu angkotku menunggu teman-teman yang lain,
tidak lama yang lain datang kita pun langsung membeli tiket dan masuk ke kereta,
di kereta kita ngobrol dan bercanda bareng.
Aku turun di stasiun manggarai bersama Ratri, Kaysan, Michelle, dan Nawra.
Ibu ku menjemputku di stasiun manggarai, karena ibu ku sudah menunggu di luar aku
langsung keluar staiun dan pulang.







tantangan 5

Tantangan 5