Tuesday, March 19, 2019

LDK Oase 2019

LDK Pramuka Oase 2019


Tanggal 15 Maret kemarin aku dan teman-teman oase ada
acara LDK (latihan dasar kepemimpinan). Dari pagi jam 05.00 aku
sudah siap dan berangkat, aku berangkat naik busway dan kereta
untuk ke stasiun Bogor aku juga diantar dengan bunda ku sampai
stasiun Bogor.


Sesampainya di stasiun Bogor aku langsung bertemu teman-teman ku dan siap
berangkat ke Vila Botani, Vila Botani adalah tempat yg akan kita pakai untuk LDK.
dari stasiun bogor untuk ke vila botani aku dan yang lain naik angkot,
perjalanannya hanya membutuhkan waktu 1 jam, saat di perjalanan
kita semua tertawa dan ngobrol bersama walaupun memang di angkot
sempit sekali karena banyak barang-barang kita masih bisa tertawa tanpa
mengeluh, saat kita sudah mau sampai di villa karena barang banyak sekali
dan jalan menanjak jadi kita sempat jalan sedikit ke atas dan lanjut naik
angkot lagi sampai ke villa.


Sesampainya di villa kita langsung disuruh untuk istirahat di aula,
kita diberi waktu 20 menit untuk makan makanan ringan sambil
istirahat. Setelah selesai istirahat kita jalan ke tempat camping
untuk upacara pembukaan, kita langsung menaruh tas dan
barang-barang supaya bisa memulai upacara pembukaan. Setelah
upacara kita langsung diberi tau tempat untuk membuat tenda,
karena viewnya bagus aku dan reguku memilih agak sedikit di ujung
supaya viewnya tidak tertutup tenda lain, karena tim kami membawa
2 tenda jadi kita membuatnya sebelahan dan setelah kita membuat
tenda kita makan siang bersama di dekat tenda, kita diberi waktu 30 menit.







Setelah kita makan siang kita di panggil kak Opal untuk datang ke aula
Karena kak Opal mau sharing tentang dirinya, kita pun langsung ke aula
dan mendengarkan kak Opal bicara tentang dirinya. Saat selesai kita
istirahat selama 25 menit dan melanjutkan sharing oleh kakak-kakak dari UI.


Setelah itu karena sudah waktu magrib kita langsung mengambil wudhu
dan siap untuk sholat magrib jamaq isya dan makan malam dan kembali ke tenda.


Sebelum tidur kita diberi free time, aku sih cuma liat bintang doang yang lain
main warewolf aku sama vacha juga main gitar doang wkwk. Bintangnya keliatan
banget engga kayak di kota XD. akhirnya kita bobo :V.


Malamnya jam 2.30 pagi hujan badai sepatuku dan sepatu temanku
ada di luar tenda jadi aku langsung memasukan semua sepatu temanku.


Paginya aku bangun jam 5.30 dan sholat subuh di tenda setelah itu
aku keluar tendan untuk melihat view yang keren cahaya mataharinya
perfect *azek. Setelah itu kita dipanggil ke aula untuk siap-siap olahraga
streching di halaman aula.
Tetapi karena aku telat saat pertemuan pertama di stasiun bogor jadi
aku dan yang lain yang telat harus menyiapkan sarapan. Tidak lama
sarapan siap dan kita sarapan bersama.




Setelah itu aku dan yang lain merapihkanya kembali, setelah kita sarapan kita
langsung disuruh untuk siap-siap karena mau ada materi baru. Aku sempat
sampoan aja sebentar karena rambutku lepek :V. Dan setelah aku sampoan
engga lama kita langsung membahas materi


Setelah itu kita disuruh untuk masak sendiri dan memotong
bahannya sendiri :) (bahannya ikan dan ayam *hidup) dan pertama
kali aku melihat dan mencoba memotongnya aku jijik :) tetapi lama-lama
terbiasa dan aku akhirnya bisa dan berani :D.
Di timku aku yang memasak dengan dibantu temanku :D. Akhirnya
kita memasak ikan goreng dan bakar, tadinya kita juga mau masak ayam
bakar tapi karena engga ada waktu memasak jadi kita lanjut kegiatan
selanjutnya yaitu OUTBOUND :D


Sebelum kita memulai outbound kita disuruh untuk berbaris  untuk
pembagian regu menjadi 4 tim dan tim ku menjadi 1 tim dengan regu beruang,
kita juga memulainya dari pos 3 yaitu memindahkan air memakai piring dari
kepala dan tim kita gagal mencapai target, melanjutkan game selanjutnya yaitu
spider web jadi kita disuruh untuk melewati rintangan spider webnya dan tim
kita berhasil melewatinya dan lanjut ke rintangan berikutnya yaitu flying dragon,
jadi kita disiapkan arenanya untuk mengikat salah satu orang di tim dan kita
mengikat fattah untuk dijadikan naga, games ini cukup rumit karena butuh
kekompakkan apalagi fattah agak berat :V tetapi tim ku berhasil mendapat
score paling banyak di rintangan itu, dan rintangan selanjutnya adalah walking
leader yaitu kita
Harus menjalankan satu orang di atas bambu dan mengambil bendera




Setelah rintangan itu kita lanjut ke rintangan selanjutnya yaitu lomba memindahkan
bola dengan tali.






Setelah kita menyelesaikan rintangan terkahir dan gamenya pun selesai dan kita
langsung ngumpul di halaman aula untuk mereview kerja sama para tim tadi.


Setelah selesai acara outbound kita bisa beristirahat sambil memasaknasi buat
makan malam nanti, ayam yang tadi kita potong sudah dibakar oleh kakak pembina
jadi kita siap makan. Jam 7.00 kita langsung memulai acara makan malam.




Setelah makan malam kita melanjutkan acara selanjutnya yaitu caraka kita jalan
dari tempat kemah perregu dan melewati beberapa pos, caraka ini menguji
keberanian kita dan kekompakan kita. Dengan waktu 45 menit kita sampai ke
tempat api unggun sesampai di sana kita upacara api unggun dan aku menjadi
pemimpin penyala api unggun.




Acara api unggun selesai kita pulang ke tenda dan tidur :D


Hari terakhir di Villa Botani kita jalan tadinya mau jalan ke air terjun
tapi karena hujan cukup deras kita kembali aula untuk show dari para regu,
regu aku membaca puisi buatan fattah. Setelah kita selesai perform kita
siap-siap upacara penutupan jadi kita langsung packing dan bongkar tenda
dan langsung memulai upacara penutupan dan setelah upacara kita makan
siang sebentar dan lanjut dengan ngeprank Zaky di hari ulang tahunnya 😈😈😈.
Waktu Zaky sedang dimarahi aku dan sebagian teman-teman mendiskusikan gimana
surprise Zaky dengan kak Ima (kakaknya Zaky).
Dan akhirnya acara surprise selesai dan kita pulang naik angkot ke stasiun
Bogor dan lanjut naik kereta untuk ke Manggarai, dari stasiun Bogor ke stasiun
Manggarai butuh 30 menit, sampai di manggarai aku dijemput bunda ku dan pulang
langsung sleep :V

Tuesday, February 26, 2019

kesimpulan survival family


Survival family

Film ini menceritakan tentang keluarga yg tinggal di apartment di tokyo (Jepang),
keluarga mereka tidak lepas dari alat elektronik atau gadget.
Tiba tiba mereka mendapat kejadian yg menurut mereka menyusahkan sekali  yaitu
listrik padam, padamnya listrik ini belum di beri tau lamanya semua warga tokyo pun
panik termasuk keluarga mereka karena mereka bisa kesusahan utk melakukan
aktifitasnya. Sebagian besar kegiatan mereka menggunakan alat elektronik misalnya
(kerja dengan komputer, texting dari hp, masak)
Karena tidak bisa masak suply makanan mereka pun habis akhirnya ayahnya
merencanakan utk pergi ke khagoshima di sana adalah pedesaan utk mencari suply
makanan dan minuman Tadinya mereka ingin naik pesawat utk ke kagoshima tetapi
karena listrik mati berbahaya utk terbang tanpa tuntunan dari airport tower akhirnya
mereka berangkat dengan sepeda yg mereka miliki, utk ke khagoshima merereka
membutuhkan 108 hari.
Saat sampai di sana mereka langsung menemukan kakeknya yg sedang memancing,
mereka pun tinggal di pedasaan itu. Padam listrik itu akhirnya berakhir setelah 2 setengah
tahun.

KESIMPULAN
Jangan terlalu sibuk dengan gadget mu
Pentingkan keluarga
Survival skills sangat dibutuhkan

Thursday, March 29, 2018

Ekspedisi nol sampah

Ekspedisi nol sampah
With kak Siska Nirmala   

Acara ini diadakan sebagai pengayaan untuk anak-anak penggalang Oase sebelum melakukan
ekspedisi. Topiknya adalah tentang ekspedisi nol sampah bersama kak Siska Nirmala.
Kegiatan ini diadakan di Universitas Ibnu Chaldun pukul 09.00 hari Rabu tanggal 28 Maret 2018.
Siapa sih kak Siska itu ?? Kak Siska adalah seorang jurnalis yang suka berpetualang
naik gunung. Beliau sudah mendaki banyak gunung diantaranya gunung Tambora, gunung Argopuro,
gunung Rinjani,gunung Lawu,dan gunung papandangan. Menurut kak Siska gunung-gunung
ini dalam masalah karena saat mendaki gunung dia sering melihat sampah di mana-mana.
Karena prihatin kak Siska berpikir bagaimana caranya kita mendaki gunung tanpa sampah.
Solusinya adalah mengurangi penggunakan plastik sekali pakai dan diganti dengan
bahan-bahan organik. Kata kak Siska penting sekali manajemen makanan dan minuman
di awal perjalanan, jadi bisa membawa bahan makanan dan minuman dalam wadah dan
tidak menghasilkan sampah. Misalnya dengan membawa galon untuk air isi ulang,
membungkus makanan dengan daun pisang, membawa sayur-sayuran dan buah-buahan
yang tahan lama. Oh iya kita juga diingatkan membawa makanan manis misalnya dodol
yang dibungkus dengan kulit jagung, makanan manis ini berguna untuk mejaga stamina.

Gimana cara kita mandi, sikat gigi, dan mencuci piring atau tempat makan kita ??
1. Mandi, kita hanya perlu membasahi sedikit dengan lap basah
(kita tidak dianjurkan untuk membawa tisu basah karena tisu basah hanya
bisa sekali pakai dan mengandung bahan kimia.
2. Sikat gigi, kita hanya perlu kumur dengan air garam dan jeruk nipis
3. Mencuci piring, kita mencucinya dengan jeruk nipis
Jadi kita tidak mencemari gunung dengan bahan-bahan kimia.

Bagaimana dengan pakain dan barang-barang lainnya ??, kita bisa menggunakan
drybag kalau itu memang harganya mahal kita bisa menggunakan plastik tapi pastikan
plastik itu kita bawa kembali kebawah. Oh ya kita juga melihat video gimana kita memasak
makanan dan mengubur sampah-sampah organik itu.  
Bagaimana dengan makanan dan minum kita ??, untuk makanan kita, kita membawa
bahannya di masukan di serbet lalu di tutup dan di ikat atau bisa juga dalam wadah tempat
makan, untuk minum kita, kita sudah harus memastikan di setiap pos kita mengisi ulang air
minum kita supaya kita tidak membeli minuman dan menghasilkan sampah.



  

Tuesday, March 27, 2018

Ekspedisi hari ke 2

Ekspedisi Ke IPB(hari ke 2)


Hari ke 2 kita ekspedisi di IPB, pagi sebelum kita berangkat ekspedisi pagi di tempat
yang sama kita di ajak untuk olahraga bersama di lapangan setelah itu kita sarapan
bersama juga. Setelah kita olahraga dan sarapan kita langsung bersiap-siap untuk
ekspedisi pagi setelah siap kita pun langsung berangkat ke tempat pengamatan.
Sesampainya di tempat pengamatan kita mengambil gypsum yang sudah di bentuk dengan
jejak kerbau tapi karena kurang berhati-hati gypsum itu pecah sedikit tapi tidak apa apa
tetapi aku menangkap bunglon yang tadi malam sedang istirahat tidur.



Kita langsung menuju ke tempat dimana kita menemukan jejak kucing besar, kali
ini kita lebih berhati-hati jadi gypsumnya tidak pecah, hasilnya gypsum tidak pecah.
Karena hari sudah siang dan panas jadi kita langsung menuju aula. Sesampainya di aula
kita langsung dia ajarkan cara membuat api dengan bahan ranting kering.
Bahan untuk membuat api

  • Bekas sarang burung
  • Ranting kecil
  • Bambu kecil
  • Ranting ukuran sedang dan besar
  • Korek api
Cara membuat api
  1. Taruh bambu di bawah bekas sarang burung
  2. Lalu bakar bekas sarang burung itu
  3. Kemudian mulai taruh ranting kecil
  4. Ketika rantingnya sudah menjadi abu
  5. langsung masukan ranting yang berukuran sedang
  6. Ketika apinya membesar masukan ranting yang agak besar



Kegitan berikutnya adalah lomba masak dengan bahan yang di sediakan. Kelompokku
akan memasak nasi goreng kentang, tadinya kelompokku bingung ingin memasak apa
tiba-tiba Vito punya ide dan akhirnya kita memasak nasi goreng kentanng. Pemenang
darai lomba masak ini adalah kelompok putri yaitu kelompok Kateli, yang juara dapat
semangka tapi kita memakan semangkanya bersama.
Setelah lomba masak selesai kita langsung di suruh untuk makan siang di kantin setelah
ashar kita langsung packing barang dan pulang. Yah pulang :( dadahh COKI :(
Tapi tunggu dlu kita jalan 1 km untuk menemui angkot di temani Coki dan saat angkot
sudah tiba Coki pun kembali ke IPB. saat di angkot teman-teman ku kelelahan sampai tidur
di angkot, untuk sampai di stasiun Bogor membutuhkan 1 jam dari IPB.


Sesampainya di stasiun Bogor teman satu angkotku menunggu teman-teman yang lain,
tidak lama yang lain datang kita pun langsung membeli tiket dan masuk ke kereta,
di kereta kita ngobrol dan bercanda bareng.
Aku turun di stasiun manggarai bersama Ratri, Kaysan, Michelle, dan Nawra.
Ibu ku menjemputku di stasiun manggarai, karena ibu ku sudah menunggu di luar aku
langsung keluar staiun dan pulang.







LDK Oase 2019

LDK Pramuka Oase 2019 Tanggal 15 Maret kemarin aku dan teman-teman oase ada acara LDK (latihan dasar kepemimpinan). Dari pagi jam 05....